Friday, December 2, 2011 | By: Luna Biru

...cinta diamku



Saat ombak mendesah antara laut dan muara rindumu
angin pun berdesir layu di telingaku menyampai gundah rasamu
bahagiaku pun melurut di balik bayang
yang berbalam antara kamu dan dia.

Oh sudah pastilah aku tak akan berlari mengejarmu
sedang kakiku terikat oleh sumpah bersaksi Tuhan
meski lelah kusuguhi hatiku untuk melupakanmu
sedang bayangmu pun haram berjejak seinci urat dalam nadiku.

Tikamlah masa laluku biar mati tak bernisan
agar bisa ku hirup nafas hari ini sesegar cinta seorang pencinta mithali.

0 comments:

Post a Comment